+62 813-9734-3360 info@wisataone.id
+62 813-9734-3360 info@wisataone.id

Spot Liburan Alternatif di Amsterdam

Jalan-jalan ke Amsterdam nggak melulu tentang mengitari Dam Square, Rijksmuseum atau Vondelpark loh. Tahukah kamu, kalau ada juga tempat lainnya, yang mungkin bisa jadi alternatif baru untuk kamu datengin. Selain belum ramai dikunjungi turis, tempat ini juga mudah didatangi karena ada terletak di tengah kota. 

Di mana aja lokasi tersebut? Ini dia!

De Poezenboot

Kamu pecinta kucing? Jika ya, luangkan waktu ke tempat yang satu ini. Dari sekian banyaknya shelter kucing di Amsterdam, De Poezenboot adalah satu-satunya tempat penampungan kucing dengan konsep ‘terapung’. Iya! Dikatakan terapung sebab rumah penampungan kucing ini terletak di bangunan yang mengapung di atas sungai.

Konon katanya tempat ini didirikan pada tahun 60-an oleh para pecinta kucing di Amsterdam. Karena banyaknya pengunjung, tempat ini pun terus dijaga dan terus digunakan hingga saat ini. Jika kamu tertarik, silakan datang. Tempat ini buka pada siang hari, dan bisa dikunjungi gratis. Lokasinya yang berada di dekat Central Station, membuat tempat ini sangat mudah didatangi. 

Begijnhof

‘Hofje’ adalah konsep bangunan dengan halaman kecil yang telah berdiri di Belanda sejak abad 13-an. Hofje umumnya berbentuk seperti huruf U, dengan taman yang terletak di tengah bangunan. Penghuni hofje biasanya adalah mereka kurang mampu, orang tua, perempuan yang belum menikah, atau para suster gereja.

Di Belanda, hofje sangat mudah ditemui. Amsterdam pun merupakan salah satu kota dengan hofje terbanyak. Nah, salah satu dari sekian banyak hofje yang wajib dikunjungi adalah Begijnhof.

Terletak di jalan 1012 AB Amsterdam, Begijnhof telah berdiri sejak abad 14. Penghuni Begijnhof adalah suster dari komunitas gereja Katolik. Selain tempat tinggal, kamu juga bisa menemukan gereja di dalam kompleks ini. Nah, karena penghuninya adalah para suster, pria dilarang masuk ke kawasan ini. Jangan lupa, ketika berkunjung ke Begijnhof (dan hofje lainnya), kamu wajib menjaga ketenangan, agar tidak mengganggu para penghuni. 

Untuk rekomendasi lainnya, kamu juga bisa berkunjung ke  Sint Andrieshofje, Claes Claeszhofje, Zevenkeurvorstenhofje, atau Karthuizerhof. Konon keempat hofje ini juga telah berdiri sejak abad 16-an.

Montelbaanstoren Tower

Awalnya, bangunan ini didirikan sebagai benteng pertahanan warga Amsterdam dari serbuan lawan pada perang di abad 16-an. Dengan tinggi bangunan mencapai 48 meter, keindahan Montelbaanstoren juga bisa dinikmati jika kamu mengambil tur kapal yang melintasi kanal Oude Schans.

Karena sudah berdiri sejak abad 16-an, bangunan ini pun sudah mengalami beberapa kali restorasi. Saat ini, bangunan juga telah dimanfaatkan sebagai gedung perkantoran. Meski demikian, struktur bangunan sejak pertama didirikan pun masih tetap terjaga dan tampak sangat indah untuk bisa kamu kunjungi dan abadikan. Dan, dengan keindahan bangunan yang sedemikain megahnya, potret Montelbaanstoren Tower ini siap membuat feed Instagram kamu semakin indah. Jadi, jangan lupa abadikan momen kamu di tempat ini.

REM Eiland

Gimana ya rasanya menikmati makan malam di restoran di atas kapal, yang konon pernah dijadikan markas stasiun radio para bajak laut? Rasakan pengalamannya dengan berkunjung ke REM Eiland. 

Menurut cerita, sebelum dimanfaatkan menjadi restoran, kapal ini pernah terbawa ombak hingga sejauh 9 km dari pesisir pantai Belanda. Pada tahun 1964, kapal ini kemudian diamankan oleh pemerintah Belanda saat melakukan operasi penertiban siaran radio bajak laut. 

4 dekade kemudian, kapal ini dimanfaatkan oleh operator pelabuhan Houthaven di Amsterdam, untuk disulap menjadi restoran klasik. Hari ini, kamu bisa duduk dan makan malam di sini, seraya memandangi senja di kota Amsterdam.

Oost-Indisch Huis

Oost-Indisch Huis tercatat sebagai salah satu tempat peninggalan bersejarah negara Belanda. Dibangun pada awal abad 17-an, bangunan yang berarti “East India House” ini menjadi pusat kamar dagang Belanda atau VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

Gerbang Oost-Indisch Huis dirancang dengan pilar bergaya Tuscan ala Romawi, yang terhubung dengan terowongan yang mengarah ke taman di bagian dalam bangunan bergaya Renaissance. Bangunan indah rancangan Hendrick de Keyser ini difungsikan untuk berbagai kegiatan mulai dari administrasi, tempat lelang, hingga kantor pusat VOC. Setelah diresmikan sebagai monumen nasional, kini Oost-Indisch Huis juga dimanfaatkan sebagai bagian dari University of Amsterdam.

Tropenmuseum

Awalnya, Tropenmuseum yang mulai dibuka untuk publik pada tahun 1871 ini digunakan untuk mengabadikan perjalanan negara jajahan Belanda, termasuk Indonesia, melalui lebih dari 30 ribu benda bersejarah dan dokumentasi. Setelah kemerdekaan Indonesia tahun 1945, peruntukan museum diperluas untuk mengenalkan negara belum berkembang seperti Amerika Selatan, Afrika dan beberapa negara Asia lainnya. Seiring berjalannya waktu, fungsi museum terus diperluas. Hari ini, Tropenmuseum juga menampilkan karya lain yang bersentuhan dengan isu sosial, seperti kemiskinan dan kelaparan, hingga anak-anak.

Kini, sebagai salah satu museum terbesar di Amsterdam, Tropenmuseum telah menjadi lokasi resmi berbagai pameran. Tercatat, ada 8 instalasi pameran yang bersifat permanen, dengan puluhan pagelaran karya seni lain yang terus berganti sepanjang tahun. 

Sudah kebayang, akan berkunjung ke yang mana di Amsterdam nanti?

Ditulis oleh: Vinny

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

We are using cookies to give you the best experience. You can find out more about which cookies we are using or switch them off in privacy settings.
AcceptPrivacy Settings

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy

We use cookies and other tracking technologies to improve your browsing experience on our website, to show you personalized content and targeted ads, to analyze our website traffic, and to understand where our visitors are coming from. By browsing our website, you consent to our use of cookies and other tracking technologies.

Cookies are files with small amount of data which may include an anonymous unique identifier. Cookies are sent to your browser from a website and stored on your device. Tracking technologies also used are beacons, tags, and scripts to collect and track information and to improve and analyze our Service.

You can instruct your browser to refuse all cookies or to indicate when a cookie is being sent. However, if you do not accept cookies, you may not be able to use some portions of our Service.

Examples of Cookies we use:

  • Session Cookies. We use Session Cookies to operate our Service.
  • Preference Cookies. We use Preference Cookies to remember your preferences and various settings.
  • Security Cookies. We use Security Cookies for security purposes.

For more detail, follow this link.