+62 813-9734-3360 info@wisataone.id
+62 813-9734-3360 info@wisataone.id

Menyusun Itinerary Dua Hari di Munich

Munich. Kota dengan populasi 1,5 juta penduduk ini diposisikan sebagai kota terbesar kedua di Jerman, setelah Berlin dan Hamburg. Perkembangan pesat dari kota dengan luas 320 km persegi ini menempatkan Munich sebagai salah satu kota yang paling layak huni di dunia oleh Monocle’s Quality of Life Survey 2018. 

Dengan prestasi sedemikian baiknya, Munich menjadi destinasi wisata favorit banyak orang saat berkunjung ke Eropa. Untuk kamu tidak bisa menghabiskan waktu terlalu lama di Munich, tenang saja. Kali ini, kami akan memberikan kamu beberapa pilihan tempat yang bisa kamu kunjungi, seandainya kamu cuma punya waktu 2 hari di Munich. 

Mengintip Koleksi Museum Sains Terbesar Dunia

Siap bangun pagi? Kalau iya, mari mulai hari pertama kamu dengan berkunjung ke Deutsches Museum. 

Deutsches Museum atau German Museum adalah museum sains dan teknologi terbesar dunia. Koleksinya ditaksir mencapai lebih dari 100 ribu koleksi yang tersebar di 50 area sains dan teknologi. Dibangun pada tahun 1903, museum terdiri dari 4 bangunan. Koleksi utama terletak di Museum Island di dekat Isar River, kemudian Flugwerft Schleibheim, museum pesawat terbang, dan Deutsches Museum Verkehrszentrum, museum yang menyimpan koleksi teknologi transportasi.

Sebagai museum utama, Museum Island juga menampilkan instalasi fisika dan pertambangan. Koleksi dari perkembangan manusia mulai Zaman Batu hingga saat ini, hingga perkembangan sel makhluk hidup pun, ditampilkan di sini. Ada juga koleksi pesawat terbang pertama dan mesin yang dikendalikan komputer untuk pertama kalinya. 

Kalau kamu datang bersama anak-anak usia 3-8 tahun, kamu bisa berkunjung ke Kid’s Kingdom yang menyajikan hampir ratusan pilihan kegiatan dan eksperimen yang bisa anak-anak coba. 

Biaya masuk dimulai dari 11 Euro, atau sekitar Rp 180 ribu. 

Koleksi Patung Purbakala di Museum Glyptothek

Museum Glyptothek adalah museum tertua di Munich. Ia juga disebut sebagai satu-satunya museum di dunia yang menyimpan patung kuno. Nama Glyptothek sendiri diambil dari bahasa Yunani. “Glypto” berarti pahatan, dan “Glyphein” berarti seni memahat atau mengukir. Hasilnya, koleksi yang dipamerkan di sini memang meliputi patung berbahan batu marmer peninggalan Yunani dan Romawi. 

Beberapa karya besar yang ditampilkan di museum ini kabarnya telah ada dari jaman sebelum masehi. Di antaranya, Munich Kouros, remaja asal Attika (540 BC); Kouros of Tenea, remaja asal Korintus (560 BC); Barberini Faun (220BC) dan sejumlah koleksi patung seniman, pujangga, pemimpin dunia, dan filsuf ternama.

Abadikan Panorama Munich dari Puncak Peterskirche

Untuk hari kedua, kamu bisa mulai perjalanan kamu dengan berkunjung ke Peterskirche. Seperti halnya bangunan bersejarah di Munich yang memiliki gaya arsitektur yang indah, Peterskirche atau St. Pieter’s Church juga demikian. Peterskirche berlokasi di depan Munich’s Neues Rathaus, gedung pemerintahan Munich bergaya gotik. 

Awalnya, gereja dibangun dengan gaya Romania pada abad ke-8. Setelah bertahan lebih dari 2 abad, bangunan diruntuhkan dan dibangun kembali. Usai mengalami beberapa kali rekonstruksi, Peterskirche kini menjadi tempat bersemayamnya karya-karya seni dunia seperti Erasmus Grasser, Johann Baptist Zimmermann, hingga Jan Polack. 

Jika kamu ingin mengabadikan momen dari bangunan ini, kamu bisa naik ke bagian tertinggi gereja, dengan menapaki 306 anak tangga, atau setinggi 56 meter. Dari sana, kamu bisa mendapatkan panorama indah dari kota Munich!

Konser Musik Klasik di Munich Residenz

Istana peninggalan kerajaan Bavarian ini berusia lebih dari 4 abad. Karena perjalanan yang begitu panjang, Munich Residenz telah mengadopsi berbagai jenis gaya arsitektur: Renaissance,Baroque, Rococo, dan Neo-classical. Karena kekayaan inilah, Munich Residenz menjadi referensi tempat pertama di Munich yang wajib kamu kunjungi, apalagi jika kamu adalah pecinta karya arsitektur kuno. 

Selain menikmati keindahan bangunan, untuk kamu yang mencintai pagelaran musik klasik, berkunjunglah ke konser musik yang digelar di Hofkapelle, salah satu ruangan di Munich Residenz. Setiap hari Kamis dan Sabtu, pertunjukan musik klasik akan digelar di sini setiap pukul 6.30 malam. Kabarnya, Mozart juga pernah tampil di tempat ini loh!

Surfing di Eisbach

Eisbach Surfing

Siapa sangka, ternyata ada spot surfing yang bisa kamu coba saat berkunjung ke Munich. Namanya, The Eisbach. The Eisbach adalah sungai buatan sepanjang 2 km, yang mengalir dari Englischer Garten dan Isar River. Di salah satu bagian, ada ombak buatan yang menjadi favorit para surfer. Pada tahun 1972, masyarakat mulai menjadikan tempat ini untuk surfing, kayaking, atau playboating. Bahkan, kompetisi surfing pun sempat digelar di sini. 

Karena banyaknya peminat, tahun 2010, pemerintah resmi membuka tempat ini untuk surfing. Namun, karena arus sungai yang cukup besar, kegiatan surfing sebaiknya dilakukan oleh kamu yang sudah bisa. Pasalnya, sempat ada warga yang mengalami kecelakaan saat bermain karena tidak mampu menahan kencangnya ombak. 

Untuk pemula yang penasaran, kamu bisa mencari spot ombak di bagian utara, dekat Englischer Garten. Di sana, arus ombak lebih kecil. Jika kamu tiba disini pada musim panas, banyak juga warga yang memanfaatkan sungai untuk berendam.

Ditulis oleh: Vinny

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

We are using cookies to give you the best experience. You can find out more about which cookies we are using or switch them off in privacy settings.
AcceptPrivacy Settings

GDPR

  • Privacy Policy

Privacy Policy

We use cookies and other tracking technologies to improve your browsing experience on our website, to show you personalized content and targeted ads, to analyze our website traffic, and to understand where our visitors are coming from. By browsing our website, you consent to our use of cookies and other tracking technologies.

Cookies are files with small amount of data which may include an anonymous unique identifier. Cookies are sent to your browser from a website and stored on your device. Tracking technologies also used are beacons, tags, and scripts to collect and track information and to improve and analyze our Service.

You can instruct your browser to refuse all cookies or to indicate when a cookie is being sent. However, if you do not accept cookies, you may not be able to use some portions of our Service.

Examples of Cookies we use:

  • Session Cookies. We use Session Cookies to operate our Service.
  • Preference Cookies. We use Preference Cookies to remember your preferences and various settings.
  • Security Cookies. We use Security Cookies for security purposes.

For more detail, follow this link.